Istana Presiden di Yogyakarta atau lebih dikenal dengan sebutanGedung Agung mengadakan event open house pada tanggal 8 November 2009, masyarakat dapat melihat gedung yang merupakan rumah dinas bagi presiden Republik Indonesia ini. Tentunya melalui protokeler yang ketat tentunya, seperti tidak boleh mengambil gambar, memakai tas, memakai kaos, serta harus melewati metal detector untuk mencegah hal hal yang tidak diinginan.
[caption id="attachment_134" align="alignright" width="234" caption="dimas diajeng"]
Dalam kesempatan itu Paguyuban Dimas Diajeng diberi kehormatan untuk menghadiri event tersebut, tampak hadir disana dimas tony, dimas chandra, dimas indra, dimas agus, dimas hendra, dimas akbar, dimas tovic, diajeng ratih, serta diajeng isya. Peserta tampak antusias mengikuti arahan dari guide yang menjelaskan setiap ruangan serta kegunaan masing masing ruangan. Dari ruang tamu kenegaraan, ruang tidur , hotel untuk tamu, hingga ruangan paspampres.
Terasa sekali aura yang luar biasa melihat secara langsung rungan demi ruangan, karena banyak yang sebelumnya sama sekali belum pernah masuk ke gedung yang merupakan tempat pertama kali Negara Indonesia menjamu Tamu negara. Arsitektur yang indah serta tata ruang yang cantik menjadi kelebihan dari gedung ini disamping nilai history yang ada di dalamnya.
event ini sangat bermanfaat sekali untuk menambah pengetahuan budaya serta mengetahui secara dekat dan membayangkan bagaimana kehidupan presiden dari masa ke masa.(ags)
